Menu

Ranu Kumbolo

ranu kumbolo semeru

ranu kumbolo semeru

Ranu Kumbolo berada di ketinggian 2400 mdpl. Letaknya sekitar 10,5 km dari desa Ranu Pane. Telaga ini menjadi bagian tak terpisahkan dalam dunia pendakian di Gunung Semeru. Bicara tentang Gunung Semeru, tak lengkap bila tak berbicara mitologi gunung itu sendiri. Dahulu kala, Semeru adalah bagian dari Gunung Meru, di Jambudwipa atau India. Saat itu, para dewa bergotong royong memindahkan sebagian puncak Gunung Meru ke Pulau Jawadwipa. Mereka beranggapan bahwa posisi Pulau Jawadwipa tidaklah stabil; terombang-ambing oleh lautan. Saat memindahkan puncak Gunung Meru itulah, beberapa bagiannya tercecer hingga membentuk gugusan gunung di Jawa Barat, Tengah, hingga Timur. Bagian yang paling besar, jatuh dan membentuk Gunung Semeru. Lalu, puncak Mahameru dihempaskan oleh para dewa dan terbentuklah Gunung Pawitra atau Penanggungan.

Menarik disimak, dari sekian gunung, ada satu gunung yang dianggap sebagai replika Gunung Semeru. Nama gunung itu, yaitu Gunung Penanggungan (1659 mdpl). Antara keduanya, terdapat kemiripan, yaitu pada bentuk kerucut puncaknya. Kedua gunung itu juga dianggap suci oleh umat Hindu-Budha. Sejumlah situs kuno seperti candi, yang terletak di sekitar Gunung Penanggungan, ada yang dibangun dengan arah hadap khusus ke Gunung Penanggungan. Seperti Candi Jawi, yang dibangun oleh Raja Singasari terakhir, yaitu Prabu Kertanegara. Selain itu, di lereng Penanggungan, banyak bertebaran candi yang dibangun sebagai tempat penyembahan dan pemujaan. Ada pula artefak, batu prasasti, altar pemujaan, punden berundak, dan ribuan pecahan gerabah dari berbagai bentuk.

Source : Kompas.com


Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *