Menu

Ombak Bono Teluk Meranti

Berbagai mitos dari penduduk setempat mengiringi keberadaan bono di Sungai Kampar. Tantangan yang mengundang dari kemunculan bono pun segera jadi buruan para penggemar surfing. Tak selalu muncul, bono dinanti dan dicari.

NAMA Desa Teluk Meranti terangkat ke mancanegara oleh para peselancar (surfer). Ke­banyakan justru dari mancanegara, tapi takjarangpula surfer domestik Mereka berburu tantangan, yaitu berselancar di atas ombak bono Sungai Kampar.

Mengarungi Dahsyatnya Ombak Bono Teluk Meranti

Sebelum para surfer menjadikan bono Sungai Kampar sebagai arena bermain, berbagai mitos yang sebagian menakutkan mengiringi bono. Yang jelas, kedatangan bono yang dalam bahasa Indonesia berarti benar diawali dengan suara gemuruh yang dahsyat dari kejauhan.

“Jika terdengar suara gemuruh, lalu mulai menanak nasi, maka ketika nasi itu masak, barulah ombak bono sampai di depan rumah,” ungkap Hendrizal, pemuda asli Teluk Meranti.

Menjemput Tantangan Ombak Bono Sungai Kampar di Provinsi Riau
DULU Ditakuti
Kini Primadona surfer

ombak bono teluk meranti

ombak bono teluk meranti.sumber gambar : google.co.id

Gelombang bono terkenal karena keganasannya dan sangat menakutkan. Banyak kapal yang karam akibat gelombang raksasa tersebut. Tak heran, masyarakat Teluk Meranti menyebut bono sebagai jelmaan dari tujuh makhluk halus. Namun, di balik cerita tersebut, gelombang bono telah menyihir para peselancar internasional untuk datang dan membuktikannya sendiri. Seven ghost, demikian para surfer internasional menyebutnya.

Bono tak seseram dulu. Bahkan, pemerintah setempat telah menetapkan bono sebagai objek wisata indonesia andalan yang menjanjikan untuk dijual secara internasional. Bono adalah fenomena alam yang terbentuk dari gelombang yang dihasilkan kenaikan permukaan air Laut China Selatan dan Selat Malaka yang masuk melawan arus ke aliran • Sungai Kampar. Ketinggian ombak bono bisa mencapai puncaknya, 4 meter, pada saat bulan purnama atau di awal bulan. Saat bagian terdepan arus menerobos masuk ke Sungai Kampar yang menyempit dan dangkal, saat itulah tercipta enam atau lebih ombak.

“Bono tak selalu muncul tiap hari. Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah di bulan mati dan bulan penuh atau awal dan pertengahan bulan dalam penanggalan Hijriah,” ungkap Tabrani, staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Riau.

Berdasar catatan Ijal, sapaan Hendrizal, sejak 2010 peselancar profesional domestik dan inter­nasional berkali-kali mencoba menjinakkan gelombang bono yang pergerakan ombaknya bisa bertahan hingga dua jam lamanya atau sepanjang 50-60 km ke bagian hulu sungai. Pada 2011 sekelompok peselancar membuat dokumentasi video perjalanan mereka yang berjudul Seven Ghosts The Bono. Terakhir, pada 2012, salah satu perusahaan rokok Indonesia merilis video komersial berselancar bono, My Great Adventure Indonesia Continues.

“Saya kira’saya sudah sangat bugar. Tapi, itu tidak cukup. Ombaknya panjang, bahkan kalau kita jatuh di ombak pertama, masih banyak ombak berikutnya untuk dimainkan. Mengasyikkan,” ungkap Benji Weatherly, surfer asal Australia.”Kalau di pantai kita sudah sangat beruntung bisa satu menit tak jatuh, tapi di sini setidaknya bisa berdiri lebih dari 20 menit,” tambah Chippa Wilson, surfer asal Brasil.Bono jelas menjadi fenomena langka di dunia. Hanya ada beberapa di dunia, sebut saja Sungai Amazon di Macapa, Brasil, dan Sungai Orinoco di Venezuela. Semuanya karena pertemuan arus sungai dan laut yang dahsyat.

Puncak gelombang bono terjadi pada November hingga Februari.Para surfer datang dan mencoba untuk menaklukkan gelombang bono pada bulan-bulan tersebut.Saat itulah gelombang bono men­capai ketinggian 6 meter, biasanya hanya 4 meter.

Cara Menuju Lokasi

ombak bono teluk meranti

ombak bono teluk meranti.sumber gambar : google.co.id

Perjalanan antara Pekanbaru ke Pangkalan Kerinci adalah melalui Jalan Lintas Timur Sumatera sekitar 1 -2 jam. Dari Pangkalan Kerinci menuju Simpang Bunut sekitar 30 menit dan akan memasuki jalan lintas bono menuju Desa Teluk Meranti yang memakan waktu sekitar 3-4 jam.

Selain lewat darat, alternatif lainnya dengan menggunakan transportasi air. Cara tersebut bisa ditempuh melalui Pelabuhan Pangkalan Kerinci yang berada di bawah Jembatan Pangkalan Kerinci. Dari pelabuhan tersebut, dapat dilanjutkan perjalanan dengan menaiki speedboat menuju Desa Teluk Meranti dengan waktu tempuh 4-5 jam.

Ombak bono terjadi di Kuala Sungai Kampar. Desa yang terdekat dengan lokasi tersebut serta memiliki fasilitas penginapan adalah Desa Teluk Meranti, Kuala Kampar. Sedangkan lokasi berselancar berada di sekitar Desa Pulau Muda.

Dari Desa Teluk Meranti menuju Desa Pulau Muda tersedia angkutan speed-boat dengan memakan waktu sekitar 30-45 menit. Penginapan di Teluk Meranti ada beberapa jenis, Homestay (rumah) untuk rombongan atau penginapan sejenis hotel yang dikelola penduduk setempat.

Untuk melihat ombak bono yang bagus harus menyewa spee boat menuju Kuala Kampar di sekitar kawasan Desa Pulau Muda. Biaya sewa ini tergantung jarak lokasi yang diinginkan berkisar Rp.300.000 – Rp. 600.000 per speedboat. Speedboat bisa disewa untuk mengikuti gerak ombak, yaitu akan berada di depan ombak dengan jarak yang aman.

Sumber artikel : Jawa pos tanggal 28 nov 2014

Kunjungi juga wisata indah lainnya di wisata sumatera utara


Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *