Menu

candi singosari malang

Terletak di sebelah selatan kota Surabaya, ibukota Jawa Timur, Candi Singosari Malang dapat ditempuh dengan mobil atau taksi dari Surabaya atau Tretes. Taksi dan mobil dapat dengan mudah diperoleh di kota. Sebagai kota tersibuk kedua di Indonesia, Surabaya dilayani oleh banyak maskapai penerbangan domestik dan internasional.

Apa yang menjadi sisa-sisa istana Singosari dapat dilihat di dekat kota masa kini dari Singosari, di mana candi Singosari malang yang belum selesai, dibangun pada 1304, dapat ditemukan. Di halaman ini adalah koleksi patung, sementara di bagian bawah adalah dua patung wali besar yang dikenal sebagai Dwarapala.

Candi Jawi indah, dengan Gunung Penanggungan di latar belakang, dibangun pada masa pemerintahan Singosari. Hal ini diyakini sebagai kuil penguburan kerajaan kelima dan raja terakhir Kertanegara. Dibangun pada abad ke-13, itu didedikasikan untuk dewa menggabungkan fitur dari dewa Siva Hindu dengan Buddha. Candi Jawi terletak 40 km. selatan Surabaya di Prigen dalam perjalanan ke Tretes.

candi singosari malang

candi singosari malang

Candi lain yang dibangun selama era Singosari adalah Candi Jago dibangun pada 1268 terletak di desa Tumpang, 6 km. selatan kota hari ini dari Candi Singosari Malang. Hal ini didedikasikan untuk Singosari raja-4 Visnusarman; sedangkan Candi Kidal adalah 11 km di sepanjang jalan yang sama, dibangun pada 1260 dan dihiasi dengan burung Garuda mitos. Kidal didedikasikan untuk Singosari ke-2 Raja, Raja Anusapati.
Sebuah patung asli Raja Kertanegara masih berdiri di pusat kota Surabaya, yang dikenal sebagai Joko Dolog.

Tidak banyak sisa-sisa abad ke-13 Jawa Timur kerajaan sekali kuat Singosari. Sebuah candi yang belum selesai dan dua patung raksasa yang pernah berdiri menjaga di depan istana adalah satu-satunya jejak yang tersisa dari kerajaan besar ini.
Kerajaan Singosari didirikan pada 1222 oleh rakyat biasa dengan nama Ken Arok, yang berhasil menikahi putri Ken Dedes yang indah Janggala setelah membunuh suaminya. Ken Arok kemudian menyerang tetangga Kediri dan dengan demikian menyatukan dua alam yang dibagi oleh Raja Airlangga pada tahun 1049 sebagai warisan untuk kedua putranya.

Singosari berhasil mengembangkan pedalaman pertanian yang kaya di sepanjang DAS Brantas, serta perdagangan maritim yang menguntungkan di sepanjang Laut Jawa. Pada 1275 dan 1291 raja Kartanegara menyerang kerajaan maritim Sriwijaya di Sumatera Selatan dan mendapatkan kontrol atas perdagangan maritim di Jawa dan Sumatera laut. Dia, bagaimanapun, dibunuh oleh salah satu pengikutnya, Jayakatwang di 1293.

Dalam masa kejayaannya Singosari itu begitu kuat sehingga perkasa Mongol Kubilai Khan kaisar dianggap penting untuk mengirim armada dan utusan khusus ke istana Singosari untuk menuntut Raja Kertanegara secara pribadi menyerahkan setia kepada kaisar. Dalam jawabannya, Kertanegara memotong salah satu telinga duta sebagai pesan kepada Kubilai khan bahwa ia akan melakukan hal seperti itu.

Ketika armada China yang dikirim oleh marah Kubilai Khan tiba di Jawa, tanpa diketahui untuk mereka Kartanegara sudah mati. Anak Kertanegara di bidang hukum, Pangeran Vijaya, pada awalnya berhasil membujuk mereka untuk membunuh Jayakatwang, tetapi kemudian berbalik untuk mengusir armada China dari Jawa.

Selanjutnya Vijaya mendirikan kerajaan Majapahit kuat dalam 1294 yang istana terletak di sebelah utara Candi Singosari Malang di Porong. Pengaruh Majapahit akan mencakup hari ini Indonesia dan menyebar bahkan ke Malaysia dan Thailand.
Banyak dari apa yang kita ketahui hari ini tentang Candi Singosari Malang berasal dari teks abad ke-14 Jawa Kuno disebut Pararaton (atau kitab Raja-raja).


Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *